STAIMA Adakan Akreditasi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI)

By Akhmad Said 23 Jul 2017, 15:21:59 WIBKegiatan Kampus
STAIMA Adakan Akreditasi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI)

Malang – Fakultas Tarbiyah STAI Ma’had Aly (STAIMA) Al-Hikam Malang menyambut kedatangan Tim Asesor BAN PT dalam rangka visitasi Akreditasi Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Jumat (21/07/2017). Tim Asesor BAN PT terdiri dari Dr. Sangkot Sirait. dan Deden Makbullah.

     Bertempat di Aula STAIMA Al-Hikam, Tim Asesor BAN PT diterima oleh Ketua STAIMA Al-Hikam Prof. Dr. Kasuwi Saiban, M.Ag. Kepala Prodi MPI, Rahmatullah, M.Pd. serta civitas akademika Fakultas Tarbiyah STAIMA Al-Hikam.

      Kegiatan visitasi ini langsung dibuka oleh Ketua STAIMA Al-Hikam, Prof. Dr. Kasuwi Saiban, M.Ag.  Dalam pembukaan ketua STAIMA Al-Hikam menyampaikan selamat datang dan  terimakasih telah sampai ke STAIMA Al-Hikam Malang  tim asesor BAN PT yaitu Dr. Sangkot Sirait. dan Deden Makbullah. Ketua STAIMA Al-Hikam menyampaikan bahwa melalui proses visitasi BAN PT Program Studi MPI dapat membenahdiri dengan masukan-masukan dari asesor BAN PT, dan kampus STAIMA Al-Hikam dapat mempersiapkan diri untuk Akreditasi menuju Institut. “Kami sadar bahwa mulai saat ini kami harus segera berbenah dan terus melakukan perubahan salah satunya dengan  akreditasi Program Studi MPI dan selanjutnya akan diadakan akreditasi Institusi,” ujar Guru Besar Universitas Merdeka Malang ini.

Sedangkan dalam kesempatan yang sama, ketua kaprodi yaitu Rahmatullah, M.Pd didampingi Biro Akademik STAIMA, M. Nurcholiq, mempersentasikan rancangan detail mengenai boring  prodi MPI dari Visi, Misi, Serta Tujuan dan prestasi selama diraih oleh program studi MPI. “Karakter kampus Mahad Aly Al-Hikam ini adalah kualitas input mahasiswa yang memiliki kemampuan membaca kitab sehingga akan memperkaya pembelajaran studi MPI.

     Salah satu Tim Asesor Dr. Sangkot Sirait. menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka melakukan assessment lapangan untuk melihat secara faktual terutama terkait dengan fasilitas pembelajaran. “Dengan pencapaian tingkat Akreditasi yang terbaik dalam artian continuous improvement tidak ujuk-ujuk baik akan tetapi mulai dari dasar terus menuju puncak yang konsiten itu menunjukan semakin berkembang, semakin berkualitas, penyelenggarannya memenuhi syarat sembilan mutu baik kualitas inputnya, prosesnya, evaluasinya, prasarananya dan seterusnya”, ungkap beliau. Dikatakan lebih lanjut bahwa mata kuliah yang direncakan diusahan memiliki relevansi dengan keilmuan dan kebijakan terbaru sekarang.